KSOP Turunkan 5 Kapal Patroli Kejar MV Qi Hang

detakserang.com - CILEGON, Pasca tabrakan kapal Ferry di Perairan Merak Bakauheni antara KMP Marisa Nusantara dengan Kapal MV Qi Hang, yang terjadi saat Sabtu dinihari, yang kemudian kapal Cargo tersebut melarikan diri, Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan (KSOP) Banten menurunkan sebayak Lima Kapal Proli untuk melakukan Pengejaran.

Sebanyak Lima Kapal Patroli yang dimiliki KPLP langsung diperairan yang dilintasi Kapal Qi Hang yang tengah menuju Negara Taiwan dari Negara Peru.
Hal ini disampaikan Nafri, Kepala KSOP Banten saat diwawancarai awak media dikantornya, Minggu (4/5).
" Setelah tabrakan, kapal langsung lari dan kabur kemudian meneruskan pelayaran tanpa adanya komunikasi lanjutan. Dari laporan insiden itu, Kapal Qihang langsung kami kejar sampai saat ini, dengan menggunakan Lima kapal patroli kami, KN Sarotama, KN Trisula, KN Pedang 205, KN Alugara dan KN 203" Jelasnya.
Nafri menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bantuan Pusat untuk memantau pergerakan kapal MV Qi Hang yang diestimasi berada di seputaran Perairan Bangka Belitung.
"kita sudah membuat Notice to marine ke Stasuin Radio Pantai dan berkoordinasi dengan Disnav, untuk meneruskan pencarian MV Qi Hang yang melarikan diri, dan terahir terpantau oleh kita saat ini kapal tersebut sudah berada di Perairan Bangka Belitung," ujarnya.
Masih Kata Nafri, Pihaknya sedikit menemukan kesulitan untuk melakukan pencarian terhadap kapal MV Qi Hang, dikarenakan radar atau Ais kapal tersebut kerap dimatikan untuk menghindari pantauan radar.
"jadi kita kesulitan mendektetif keberadaan kapal tersebut, Aisnya kadang di hidupkan dan kadang dimatikan, terahir kapal tersebut terpantau di Pulau Bangka Belitung, dan saya juga sudah meminta kepada seluruh pelayaran melewati komunikasi radio, jika melihat kapal tersebut agar segera melaporkan ke pangkalan terdekat,". Tandasnya.
Dijelaskanya Nafri, untuk data kapal yang bertabrakan tersebut, pihaknya mencata data KMP Marisa Nusantara bernomor Imo 7603344, GT 3898, bendera, Indonesia, Call Sigm YHE6, type kapal RORO, dan Pemeilik PT Jembatan Nusantara.
"sedangkan untuk MV Qi Hang, Imo 8609292, GT 7337, bendera Kamboja, call sign XUXT6, type Cargo, Pemilik Qi Hang International Shipping co.ldt," jelasnya.

Go to top