Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia - Detak Berita Opini Seketika Menjangkau Dunia

detakbanten.com SERANG –  Ikhlas dalam bekerja dan bersyukur dalam menerima itulah moto hidup seorang Komandan distrik Militer (Dandim) 0602 Serang, Diusianya yang masih muda, Lelaki kelahiran Cilacap, 41 tahun ini tepatnya 17 Juli 1974 ini telah menjadi Dandim. Seorang Militer juga harus menjadi pelindung masnyarakat dan Negara.

Salam Kami,
Umur bertambah seiring putaran waktu, dan tak terasa satu tahun pun telah berlalu. Kala itu, dua anak manusia mencoba mewujudkan impian hati, yang selaras dengan profesi jurnalis yang beretika.

detaktangsel.com - PROFIL, Kehilangan penglihatan tidak membuat salah satu anak dari pasangan Darman dan Zubaedah putus asa. Dia adalah Despha Dendi Irawan, seorang inspirator dan ahli terapi emosional yang membuat namanya semakin besar dan dikenal banyak orang.

detakserang.com - SERANG, Polres Serang dalam menghadapi Pemilihan Presiden (PILPRES) september mendatang selalu siap dalam kegiatan pengamanan, seperti halnya yang sudah di laksanakan kegiatan pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) sampai tahap akhir menentukan siapa pemimpin yang dipilih oleh masyarakat.

detaktangsel.com - Sosok Perwira  kelahiran Madiun, 12 September 1960, Ramah, Supel, Disiplin dan Tegas, membuat dirinya dalam menjalani tugas sebagai Kasat Lantas Polres Metro Tangerang kota, berjalan dengan baik.

Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Pandeglang - Tokoh agama Pandeglang Ustadz Badruziaman menyatakan penghargaan sebagai pahlawan nasional layak diberikan kepada Syech Nawawi Al-Bantani.

miss 2Perjalanan hidup manusia cenderung harus ditempuh dengan berliku, kadang juga berjalan mulus tanpa aral melintang, seperti air mengalir mengikuti alur .

 

Vera Febriana - Ibu Lurah Kelurahan Cirendeu - Kapten Tim Volley Ball Kec. Ciputat TimurTerbang tinngi di udara diatas 35.000 kaki selama ribuan jam merupakan pengalaman hidupnya sebagai wanita karier. Wanita jelita diusianya yang ke-35 tahun ini sempat menjadi awak kabin (pramugari) pesawat terbang dari perusahaan penerbangan nasional Garuda Indonesia Airways tahun 1996 – 2000 dan perusahaan penerbangan international milik negara salah satu negara Petro Dollar, Dubai di kelompok Uni Emirat Arab (UAE) tahun 2009-2010.

Pengalaman kerja di tempat yang banyak diimpikan oleh banyak anak bangsa telah ia rengkuh. Dan sejak menjadi nyonya Marjuki, lurah Kelurahan Cirendeun Kecamatan Ciputat Timur mendorongnya untuk ihklas melepas semua karier tersebut untuk menjadi istri pejabat abdi negara dan ibu dari ketiga anaknya.Tim volly ball Kec. Ciputat Timur

Disisi lain, sosok wanita ini ternyata masih menyimpan talenda di bidang olahraga, mantan atlet volly ball Jawa Barat itu, disamping sibuk mendampngi suami dalam melaksanakann tugas negara, Ia juga masih aktif sebagai instruktur senam di beberapa tempat. Nampaknya, jiwa olahraga telah mendarah daging dalam dirinya, hingga Camat Kecamatan Ciputat Timur, HM Salmas Fariz memercayakan ban kapten Tim Vollly Ball Kec Ciputat Timur kepadanya dalam pertandingan volly ball Dharma Wanita Persatuan kota Tangerang Selatan, yang dibuka oleh Nyonya Dudung. E Diredja,beberapa waktu lalu di GOR Darsal 306 Puri Pamulang Kecamata Pamulang.

“Kejuaraan volly ball ini hendaknya dapat dilaksanakan terus, dan menjadi agenda kerja Dinas di pemkot Tangsel, atau induk organisasi yang menaunginya”, ungkapnya.(Zal)

IMG 1082

KEMEWAHAN “BERGAYA” MASA LALU.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan khususnya, dan warga Provinsi Banten umumnya patut berbangga. Bukan karena banyaknya bangunan megah dan modern berdiri dimana-mana, tetapi adanya putra daerah yang cerdas melihat persoalan yang dianggap sebahagian orang merupakan simbol kemiskinan.

Go to top