Diduga Jadi Plagiat Dirjen Haji Kemenag Didesak Mundur

detak.co.id - JAKARTA, Tindakan dugaan plagiat yang dilakukan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gajah Mada (UGM), Anggito Abimanyu dianggap melanggar nilai-nilai moral.

Terlebih dirinya juga menjabat sebagai Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag).Menurut ketua Komnas Haji Indonesia (KHI) Mustolih Siradj, sebagai seorang akademisi sekaligus penyelenggara negara sudah sepatutnya ia bertanggung jawab ke publik terkait dugaan plagiat artikel milik orang lain.

"Dia harus bertanggung jawab secara moral, karena dia seorang pejabat negara," katanya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Jumat (21/2/2014).

Lebih jauh, Mustolih meminta mantan Kepala Badan Analisis Fiskal Kementerian Keuangan itu mundur dari jabatannya sebagai Dirjen Haji dan Umroh di Kemenag.

Kendati ia tetap menghormati proses investigasi yang tengah dilakukan pihak rektorat UGM.

"Kami dari Komnas Haji Indonesia mendesak Anggito Abimanyu untuk mengundurkan diri sebagai Dirjen Haji dan Umroh," tegasnya.

Mustolih menambahkan, awalnya ia tidak percaya dengan tudingan plagiat itu, tetapi setelah melihat artikel "Gagasan Asuransi Bencana" karya Anggito ada kemiripan dengan artikel milik orang lain itu cukup menjadi pukulan telak.

"Sebagai langkah gentleman, semestinya Anggito berkewajiban menyelamatkan wajah Kementerian Agama dan menjaga perasaan jutaan jemaah haji sebagaimana dia ingin menyelematkan almamaternya," tandasnya.

Sebelumnya, dugaan tindakan plagiat Anggito mencuat setelah tulisannya dalam artikel Kompas berjudul "Gagasan Asuransi Bencana" diketahui memiliki kemiripan dengan artikel berjudul "Menggagas Asuransi Bencana" karya Hotbonar Sinaga.

Atas perbuatannya itu, Anggito telah mengakui kesalahannya dan telah mengundurkan diri sebagai dosen di UGM.(yadi)

Go to top